Jangan sampai lupa, jangan sampai terlewatkan, jangan sampai menyesal.” Itulah self reminder yang seringkali kita perlukan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Terkadang, dalam kesibukan yang padat, kita bisa terlupa akan tujuan dan nilai-nilai yang sebenarnya penting bagi kita.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memberikan self reminder pada diri sendiri agar tetap berada pada jalur yang benar dan menuju kesuksesan yang kita inginkan.
Bagaimana caranya? Yuk, simak artikel ini dan temukan cara-cara efektif untuk memberikan self reminder pada diri sendiri!
Artinya Self Reminder
Self-reminder atau pengingat diri sendiri adalah tindakan atau kata-kata yang dilakukan seseorang untuk mengingatkan diri sendiri tentang tujuan atau tugas yang harus dilakukan.
Pengingat diri sendiri ini dapat berupa catatan, alarm, atau pesan yang ditampilkan secara teratur pada perangkat digital atau di tempat yang sering dilihat.
Tujuannya adalah untuk membantu seseorang tetap fokus dan teratur dalam menjalani hidup, serta menghindari prokrastinasi dan meningkatkan produktivitas.
Dengan menggunakan pengingat diri sendiri secara efektif, seseorang dapat meningkatkan kualitas hidup dan meraih kesuksesan yang diinginkan.
Ciri-ciri Self Reminder
Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari pengingat diri sendiri atau self-reminder dan penjelasannya:
1. Konsisten dan Teratur
Pengingat diri sendiri harus dilakukan secara konsisten dan teratur. Pengingat yang tidak konsisten atau hanya dilakukan sesekali tidak akan efektif dalam membantu seseorang mengingatkan diri sendiri tentang tugas atau tujuan yang harus dicapai.
2. Mudah Diakses
Pengingat diri sendiri harus mudah diakses oleh seseorang. Hal ini dapat dilakukan dengan menempatkan pengingat diri sendiri pada tempat yang mudah terlihat atau menggunakan perangkat digital seperti alarm pada ponsel atau laptop.
3. Spesifik
Pengingat diri sendiri harus spesifik dan jelas. Sebagai contoh, jika tujuannya adalah untuk mengembangkan kebiasaan membaca, maka pengingat diri sendiri harus berisi informasi tentang kapan, di mana, dan berapa lama waktu yang harus dialokasikan untuk membaca.
4. Mendorong Tindakan
Pengingat diri sendiri harus mendorong seseorang untuk melakukan tindakan. Pengingat diri sendiri yang hanya berupa kata-kata tanpa aksi nyata tidak akan efektif dalam membantu seseorang mencapai tujuan yang diinginkan.
5. Memotivasi
Pengingat diri sendiri harus mampu memotivasi seseorang untuk melakukan tindakan yang diperlukan.
Dengan menggunakan kata-kata yang positif dan inspiratif, pengingat diri sendiri dapat membantu seseorang untuk tetap termotivasi dalam mencapai tujuannya.
Manfaat dari Self Reminder
Berikut adalah beberapa fungsi self-reminder atau pengingat diri sendiri:
1. Meningkatkan Produktivitas
Dengan mengingatkan diri sendiri tentang tugas atau tujuan yang harus dilakukan, self-reminder dapat membantu seseorang tetap fokus dan meningkatkan produktivitas.
2. Menghindari Prokrastinasi
Self-reminder dapat membantu seseorang menghindari kebiasaan menunda-nunda atau prokrastinasi dengan mengingatkan tentang tenggat waktu atau tugas yang harus diselesaikan.
3. Mengurangi Stres
Dengan mengingatkan diri sendiri tentang hal-hal yang harus dilakukan, self-reminder dapat membantu seseorang mengurangi stres dan kecemasan karena merasa tidak teratur atau lupa akan tugas penting.
4. Meningkatkan Kualitas Hidup
Dengan membantu seseorang untuk tetap teratur dan fokus pada tujuan yang ingin dicapai, self-reminder dapat membantu meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
5. Membantu Mencapai Tujuan
Dengan mengingatkan diri sendiri tentang tujuan yang ingin dicapai, self-reminder dapat membantu seseorang tetap fokus dan termotivasi untuk mencapai tujuan tersebut.
Jenis-jenis dari Self Reminder
Berikut adalah beberapa jenis self-reminder yang dapat digunakan seseorang untuk membantu tetap terorganisir dan fokus pada tujuan:
1. Catatan
Self-reminder dapat berupa catatan tertulis yang ditempatkan di tempat yang sering dilihat. Misalnya, catatan di kulkas tentang tugas yang harus dilakukan atau daftar belanjaan.
2. Alarm
Self-reminder dapat berupa alarm pada perangkat digital seperti ponsel atau jam tangan. Alarm ini dapat disetel untuk mengingatkan tentang waktu atau tugas yang harus dilakukan.
3. Pesan di Perangkat Digital
Self-reminder juga dapat berupa pesan atau notifikasi yang ditampilkan pada perangkat digital seperti ponsel atau laptop. Pesan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu.
4. Kalender
Self-reminder juga dapat diatur dalam bentuk kalender yang menampilkan jadwal atau tenggat waktu untuk tugas atau kegiatan penting.
5. Tindakan Fisik
Self-reminder dapat berupa tindakan fisik sederhana seperti menggantungkan kunci pada tempat yang sama setiap hari untuk mengingatkan tentang tugas yang harus dilakukan setiap kali keluar rumah.
6. Pasangan Akun-akun Sosial Media
Self-reminder bisa juga diwujudkan melalui akun media sosial, dimana pengguna bisa mengatur pesan atau reminder pada aplikasi yang digunakan.
7. Doa atau Affirmation
Self-reminder bisa diimplementasikan melalui pengucapan doa atau affirmation setiap pagi sebelum memulai aktivitas.
8. Visualisasi
Self-reminder dapat berupa visualisasi dalam bentuk gambar atau gambaran mental tentang tujuan atau tugas yang harus dilakukan.
Teknik Membuat Self Reminder yang Tepat
Berikut adalah beberapa teknik yang dapat digunakan untuk membuat self-reminder yang efektif:
1. Tentukan Tujuan atau Tugas yang Harus Dilakukan
Langkah pertama untuk membuat self-reminder yang efektif adalah menentukan tujuan atau tugas yang harus dilakukan. Pastikan tujuan atau tugas tersebut spesifik, terukur, dan realistis.
2. Pilih Jenis Self-reminder yang Sesuai
Setelah menentukan tujuan atau tugas yang harus dilakukan, pilih jenis self-reminder yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan individu.
Contohnya bisa menggunakan catatan, alarm, pesan di perangkat digital, kalender, tindakan fisik atau visualisasi.
3. Buat Self-reminder yang Mudah Diingat
Pastikan self-reminder mudah diingat dengan membuat pesan atau kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami.
Sehingga, bisa membantu seseorang untuk terus mengingat tujuan atau tugas yang harus dilakukan.
4. Atur Pengingat Diri Sendiri dengan Teratur
Pastikan pengingat diri sendiri ditampilkan secara teratur, baik itu setiap hari, seminggu sekali, atau sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Hal ini akan membantu seseorang tetap terorganisir dan fokus pada tujuan yang ingin dicapai.
5. Sesuaikan Self-reminder dengan Preferensi Individu
Pastikan self-reminder disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan individu. Misalnya, jika seseorang lebih suka menggunakan teknologi digital, maka pesan atau alarm di perangkat digital dapat menjadi pilihan yang lebih cocok.
6. Tetap Termotivasi
Selain menggunakan self-reminder, tetap termotivasi adalah kunci untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Jadi pastikan untuk tetap memotivasi diri sendiri dengan berbicara positif pada diri sendiri dan mendorong diri sendiri untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai.
Penutup
Dalam kehidupan yang sibuk dan penuh tekanan, self reminder dapat menjadi alat yang sangat berguna untuk membantu seseorang mengatur waktu mereka dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan mental dan emosional mereka secara keseluruhan.
Dengan berbagai teknik dan contoh penerapan yang tersedia, setiap orang dapat menemukan cara yang paling efektif untuk menggunakan self reminder dalam kehidupan mereka.
Semoga artikel ini memberikan gambaran yang jelas dan bermanfaat tentang self reminder dan manfaatnya bagi kesehatan mental.