Fungsi Mikropipet

Mikropipet adalah salah satu alat yang paling penting dalam laboratorium. Alat ini digunakan untuk mengambil atau mengeluarkan cairan dalam jumlah yang sangat kecil, biasanya dalam rentang 0,5 hingga 1000 mikroliter.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang fungsi mikropipet, termasuk jenis-jenisnya, bagaimana cara menggunakannya, dan bagaimana merawatnya.

Pengertian Mikropipet

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Mikropipet atau yang sering juga disebut dengan micropipette merupakan salah satu alat laboratorium umum yang sering digunakan dalam melakukan penelitian di berbagai bidang ilmu.

Penggabungan dari dua kata, yaitu “mikro” dan “pipet” menjelaskan bahwa alat ini digunakan untuk mengambil dan memindahkan cairan dalam jumlah kecil secara akurat.

Mengutip dari sumber terpercaya, labsatu.com, pengertian mikropipet adalah alat yang sangat berguna untuk mengambil dan memindahkan cairan dalam jumlah kecil dengan akurasi yang sangat tinggi.

Mikropipet pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan pipet biasa, tetapi perbedaannya terletak pada akurasi yang lebih tinggi pada mikropipet.

Selain mikropipet, ada juga beberapa alat laboratorium lain yang digunakan untuk menangani produk berbentuk cairan, seperti bottletop burettes, bottletop dispensers, pipette fillers/controller, repeater pipettor, tips, serological pipettes, dan syringe tips.

Apa itu Mikropipet?

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Mikropipet adalah alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur dan mengambil volume cairan dalam jumlah yang sangat kecil.

Alat ini terdiri dari pipet yang dilengkapi dengan pengontrol volume yang dapat diatur. Mikropipet biasanya terbuat dari bahan plastik atau kaca, tergantung pada kebutuhan.

Bagaimana Mikropipet Bekerja?

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Mikropipet terdiri dari tiga bagian utama, yaitu pipet, shaft, dan plunger. Bagian pipet adalah tempat untuk menampung cairan yang akan dipindahkan.

Shaft adalah bagian tengah yang menghubungkan pipet dan plunger. Plunger berfungsi untuk mengatur volume cairan yang akan diambil atau dipindahkan.

Pada saat menggunakan mikropipet, pengguna harus menempatkan ujung pipet pada cairan yang akan diambil.

Kemudian, pengguna menarik plunger ke atas untuk mengisi pipet dengan cairan. Setelah itu, pengguna menempatkan ujung pipet pada tempat tujuan dan menekan plunger ke bawah untuk mengeluarkan cairan.

Tingkat akurasi mikropipet yang tinggi memungkinkan pengguna untuk mengambil atau memindahkan cairan dalam jumlah yang sangat kecil.

Keuntungan Menggunakan Mikropipet

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Menggunakan mikropipet memiliki beberapa keuntungan. Pertama, tingkat akurasi yang tinggi memungkinkan pengguna untuk mengambil atau memindahkan cairan dalam jumlah yang sangat kecil dengan sangat tepat.

Hal ini sangat penting dalam penelitian ilmiah yang memerlukan pengukuran yang sangat presisi.

Selain itu, mikropipet juga dapat digunakan untuk mengurangi kontaminasi silang antar-sampel.

Pengguna dapat mengambil cairan dari sampel yang berbeda dengan akurasi yang sangat tinggi tanpa khawatir terjadi pencampuran antara sampel yang satu dengan yang lain.

Jenis-jenis Mikropipet

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Terdapat berbagai jenis mikropipet yang berbeda-beda, tergantung dari spesifikasi, merk, dan kegunaannya.

Dalam pengelompokannya berdasarkan jumlah channel pada mikropipet, terdapat 2 jenis yakni single channel dan multi channel.

Single channel mikropipet memiliki satu saluran yang dapat digunakan untuk mengaspirasi atau mendispersikan cairan.

Sedangkan, multi channel mikropipet dilengkapi dengan banyak saluran untuk aspirasi atau untuk menyebarkan cairan.

Mikropipet juga dapat diklasifikasikan berdasarkan teknologi yang digunakan. Ada mikropipet manual dan otomatis.

Mikropipet manual masih menggunakan tenaga manusia untuk memompa cairan ke dalam pipet, sedangkan mikropipet otomatis dilengkapi dengan sistem motor, modul elektronik, dan display otomatis yang membuat prosesnya lebih cepat dan efektif.

Pengelompokkan berdasarkan volume, terdapat 2 jenis yakni fixed volume dan variable volume.

Dalam mikropipet fixed volume, jumlah cairan yang akan dibuang atau disedot adalah tetap, sementara pada variable volume, jumlah cairan yang diaspirasi dan dikeluarkan dapat diubah sesuai dengan kebutuhan individu.

Selain itu, terdapat juga pengelompokan berdasarkan fitur, yakni mikropipet tanpa fitur autoclavable dan dengan fitur autoclavable.

Mikropipet autoclavable dapat dicuci dan disterilkan secara otomatis dengan autoclave, sehingga dapat menghindari terjadinya kontaminasi.

Dalam memilih mikropipet yang tepat, perlu memperhatikan kebutuhan laboratorium dan spesifikasi mikropipet yang dibutuhkan.

Hal ini penting untuk memastikan keakuratan pengukuran dan menghindari kesalahan dalam penelitian atau analisis yang dilakukan.

Bagian-bagian Mikropipet

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Bagian-bagian pada mikropipet yang paling umum meliputi tombol penekan, tuas penyetel volume cairan, tuas fungsi, pipet tip, display, dan fitur tambahan.

Tombol penekan, juga dikenal dengan sebutan button atau plunger button, berfungsi untuk menyedot atau memompa larutan atau cairan dengan cara menekannya.

Tuas penyetel volume cairan, juga dikenal dengan sebutan scale volume atau parameter knob, hanya terdapat pada mikropipet dengan tipe variable volume.

Tuas fungsi, atau function wheel, digunakan untuk memilih menu pada mikropipet yang memiliki beberapa fungsi seperti menyedot, memompa, atau mencampur.

Pipet tip, juga dikenal sebagai pipet tipcone atau tips, merupakan aksesoris tambahan yang sangat penting karena mempengaruhi akurasi cairan dalam proses menyedot dan memompa larutan. Pipet tip biasanya terbuat dari bahan plastik dan dapat diganti setelah digunakan.

Display, atau elektronik display, memberikan gambaran berapa volume yang sedang diatur atau diukur. Display ini dapat berupa layar LCD atau LED.

Beberapa jenis mikropipet juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti pipetting, multi dispensing, series dispensing, dan mixing untuk memudahkan pengguna dalam melakukan tugas-tugas tertentu.

Pada gambar ilustrasi, terlihat sebuah mikropipet dengan fitur Motorized Single Channel Variable Pipettors yang dilengkapi dengan parameter knob, function wheel, display, dan pipet tipcone.

Sebutan bagi setiap bagian pada mikropipet dapat berbeda-beda tergantung pada pabrikannya.

Namun, bagian-bagian yang tertera di atas merupakan bagian utama yang terdapat pada hampir seluruh jenis mikropipet.

Bagaimana Cara Menggunakan Mikropipet?

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan mikropipet:

a. Langkah Pertama

Pastikan mikropipet yang digunakan bersih dan steril.

b. Langkah Kedua

Setel mikropipet ke volume yang diinginkan.

c. Langkah Ketiga

Masukkan ujung mikropipet ke dalam cairan yang akan diambil.

d. Langkah Keempat

Tarik pengontrol volume perlahan-lahan hingga cairan masuk ke dalam mikropipet.

e. Langkah Kelima

Cabut ujung mikropipet dari cairan, dan taruh mikropipet di atas wadah yang kosong.

f. Langkah Keenam

Tekan pengontrol volume dengan perlahan-lahan hingga cairan keluar dari mikropipet.

Bagaimana Cara Merawat Mikropipet?

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Agar mikropipet tetap dapat berfungsi dengan baik, maka diperlukan perawatan yang tepat. Berikut adalah beberapa tips untuk merawat mikropipet:

a. Jaga Kebersihan

Pastikan mikropipet selalu dalam keadaan bersih dan steril. Sebaiknya membersihkan setiap kali setelah digunakan.

b. Jangan Memakai Terlalu Kasar

Hindari memakai mikropipet dengan terlalu kasar. Gunakanlah dengan lembut agar tidak cepat rusak.

c. Simpan dengan Baik

Setelah digunakan, simpanlah mikropipet dengan baik di tempat yang kontrol suhu dan kelembaban yang tepat.

d. Kalibrasi secara Berkala

Lakukan kalibrasi mikropipet secara berkala, terutama jika digunakan dalam pengukuran yang sangat presisi.

Fungsi Mikropipet

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Mikropipet memiliki berbagai fungsi dalam laboratorium, antara lain:

a. Pengukuran Volume Cairan dalam Jumlah yang Sangat Kecil

Mikropipet digunakan untuk mengukur volume cairan dalam jumlah yang sangat kecil, yang tidak dapat diukur dengan alat ukur lainnya.

b. Pemindahan Cairan dalam Volume yang Sangat Kecil

Mikropipet juga digunakan untuk memindahkan cairan dalam volume yang sangat kecil, yang sangat penting dalam beberapa jenis penelitian dan pengujian.

c. Presisi dalam Pengukuran

Mikropipet sangat presisi dalam mengukur volume cairan, sehingga sangat cocok untuk digunakan dalam penelitian dan pengujian yang memerlukan presisi tinggi.

d. Mempercepat Proses Pengujian

Dengan menggunakan mikropipet, proses pengujian dapat dipercepat dan dilakukan dengan lebih efisien.

Prinsip Kerja Mikropipet

Fungsi Mikropipet: Penjelasan, Bagian, Prinsip, Cara Menggunakan

Dalam melakukan tugasnya, mikropipet bekerja berdasarkan prinsip perpindahan udara yang digerakkan oleh piston.

Saat piston ditekan ke bawah, udara di dalam selongsong mikropipet akan keluar, dan ini menyebabkan cairan yang ada di ujung mikropipet juga ikut dikeluarkan.

Kemudian, saat piston bergerak ke atas, ruang hampa dibuat di ruang yang dibiarkan kosong oleh piston.

Udara dari ujung kemudian naik untuk mengisi ruang kosong, dan udara ujung kemudian digantikan oleh cairan yang ditarik ke ujung.

Mikropipet perpindahan positif beroperasi dengan cara yang sedikit berbeda. Piston dalam mikropipet perpindahan positif bersentuhan langsung dengan cairan.

Ketika piston ditekan ke bawah, cairan yang ada di lengan mikropipet juga bergerak ke bawah dan dikeluarkan melalui ujungnya.

Kemudian, saat piston ditarik ke atas, ia juga menarik cairan bersamanya ke arah atas.

Dengan prinsip kerja yang canggih seperti ini, mikropipet mampu memberikan akurasi yang sangat tinggi dalam mengambil dan memindahkan cairan.

Sebagai alat laboratorium yang sangat penting, mikropipet membantu para peneliti dan ahli laboratorium dalam melakukan berbagai tugas dengan efektif dan efisien.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang fungsi mikropipet yang biasa digunakan didalam ruang laboratorium, semoga dengan adanya artikel diatas mampu menambah wawasan Anda semuanya. Sekian dan Terimakasih.

Tinggalkan komentar